Tugas 2 Edy Mtk
MATERI 8.2
BARISAN
ARITMATIKA
A.
Pengertian
barisan aritmatika
Barisan aritmatika adalah barisan bilangan
yang selisih setiap dua suku berurutan nilainya selalu tetap
atau sama. Selisih yang selalu sama ini dinamakan
dengan beda.
Contoh:
1) Barisan 2, 4, 6, 8, 10, … merupakan barisan aritmatika dengan beda = 2
karena selisih setiap dua suku yang berurutan selalu sama yaitu 2
![]()
2) Barisan 20, 17, 14, 11, … merupakan barisan aritmatika dengan beda =
3 karena selisih setiap dua suku yang berurutan
selalu sama yaitu ![]()
Perhatikan bahwa:
![]()
![]()
![]()
2, 4, 6,
8, 10, …
![]()
![]()
20, 17, 14,
11, ….
Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa
barisan aritmatika adalah barisan bilangan dengan aturan ditambahkan atau dikurangi dengan bilangan yang sama.
B.
Rumus suku ke-n
Barisan Aritmatika
Diketahui barisan aritmatika: ![]()
Suku pertama (U1)
suatu barisan aritmatika sering dilambangkan dengan a, sedangkan beda barisan aritmatika dilambangkan dengan b.
Beda (b) dihitung dengan
cara mengurangkan suatu suku dengan suku sebelumnya.
Jadi, b = U2 – U1
atau U3 – U2 atau U4 – U3 dan
seterusnya.
Untuk menentukan suku ke-n suatu barisan
aritmatika, digunakan rumus: Un =
a + (n – 1)b
Contoh soal:
Diketahui barisan bilangan 8, 11, 14, 17, 20,
…
Tentukan:
a. Rumus suku ke-n
b. Nilai suku ke-26
Jawab: barisan di atas adalah barisan
aritmatika dengan a=8 dan b = 3
a. Rumus suku ke-n:
Un = a + (n – 1)b
Un = 8 + (n – 1)3
Un = 8 + 3n – 3
Un = 3n + 5
b. U26 = 3 x 26 + 5 = 78 + 5 = 83
Komentar
Posting Komentar